Bagian 01
Apa itu leverage
Leverage adalah kemampuan untuk membuka posisi yang nilai totalnya beberapa kali lipat lebih besar daripada modal yang disetorkan untuk membukanya. Alih-alih membayar nilai nominal penuh dari suatu transaksi, trader hanya menyetorkan persentase kecil sebagai jaminan, sementara pialang secara efektif membiayai sisanya.
Leverage dinyatakan dalam bentuk rasio. Leverage 1:100 berarti bahwa untuk setiap $1 margin yang disetorkan, trader dapat membuka posisi senilai $100. Leverage 1:1000 berarti $1 margin dapat membuka posisi senilai $1.000. Leverage yang lebih tinggi memungkinkan pembukaan posisi yang lebih besar dengan setoran yang sama, namun hal ini tidak mengurangi risiko dari posisi-posisi tersebut.
Bagian 02
Apa itu margin?
Margin adalah bagian dari saldo akun yang harus disisihkan oleh trader atas permintaan pialang sebagai jaminan untuk posisi terbuka. Margin ini kadang-kadang disebut sebagai jaminan itikad baik.
Margin yang diperlukan dihitung dengan membagi nilai nominal posisi dengan rasio leverage. Posisi dengan nilai nominal $100.000 yang dibuka dengan leverage 1:100 memerlukan margin sebesar $1.000. Posisi yang sama yang dibuka dengan leverage 1:1000 memerlukan margin sebesar $100.
Margin bukanlah biaya. Dana tersebut tetap berada di akun trader, namun diblokir selama posisi terbuka. Jika transaksi ditutup dengan untung, margin akan dibebaskan bersamaan dengan keuntungan. Jika transaksi ditutup dengan kerugian, kerugian tersebut akan dipotong terlebih dahulu sebelum sisa margin dikembalikan.
Bagian 03
Contoh soal
Misalkan seorang trader ingin membuka posisi sebesar satu lot standar pada pasangan mata uang EUR/USD. Satu lot standar mewakili 100.000 unit mata uang dasar, sehingga nilai nominal posisi tersebut sekitar $108.500 pada harga 1,0850.
Pada leverage 1:100, margin yang diperlukan adalah $1.085. Pada leverage 1:500, jumlahnya $217. Pada leverage 1:1.000, jumlahnya $108,50.
Dalam setiap kasus, ukuran posisinya tetap sama. Pergerakan harga sebesar 50 pip yang menguntungkan trader menghasilkan keuntungan sekitar $500. Sebaliknya, pergerakan harga sebesar 50 pip yang merugikan menghasilkan kerugian sekitar $500. Rasio leverage tidak memengaruhi besarnya pergerakan harga, ukuran posisi, maupun hasil untung atau rugi. Rasio ini hanya memengaruhi jumlah modal yang diperlukan untuk membuka posisi tersebut.
Bagian 04
Panggilan margin dan stop-out
Ketika sebuah posisi bergerak berlawanan dengan arah yang diharapkan oleh seorang trader, kerugian tersebut akan mengurangi ekuitas di akunnya. Pialang memantau hubungan antara ekuitas dan margin yang diperlukan untuk mempertahankan posisi terbuka, yang dikenal sebagai tingkat margin.
Jika tingkat margin turun di bawah batas yang telah ditentukan, pialang akan mengeluarkan peringatan margin. Ini merupakan peringatan bahwa saldo akun hampir tidak mencukupi untuk menopang posisi terbuka yang ada. Jika tingkat margin terus turun, pialang akan memicu stop-out, yang secara otomatis menutup posisi untuk mencegah akun mengalami saldo negatif.
Tingkat stop-out bervariasi antar pialang. Mekanisme ini diterapkan untuk melindungi pialang dan, di banyak yurisdiksi, juga klien, namun hal ini tidak menjamin bahwa kerugian akan terbatas pada jumlah setoran.
Mekanisme ini dibuat untuk melindungi pialang dan klien. Mekanisme ini tidak menjamin bahwa kerugian akan terbatas pada jumlah setoran.
Bagian 05
Mengapa leverage merupakan risiko utama
Leverage adalah fitur dalam perdagangan CFD yang memungkinkan pergerakan harga kecil menghasilkan keuntungan yang signifikan dibandingkan dengan modal yang disetorkan. Pergerakan sebesar 1% pada posisi senilai $100.000 setara dengan $1.000. Jika posisi tersebut dibuka dengan margin sebesar $100 pada leverage 1:1000, pergerakan 1% yang merugikan trader setara dengan sepuluh kali lipat dari setoran awalnya.
Inilah sebabnya mengapa CFD dikategorikan sebagai instrumen keuangan yang kompleks. Dampak pergerakan harga terhadap modal yang disetorkan berbeda dengan kebanyakan bentuk perdagangan ritel lainnya. Besarnya leverage harus disesuaikan dengan toleransi risiko, bukan dengan batas maksimum yang ditawarkan oleh pialang.
Baca selengkapnya
Tiga panduan lagi yang patut Anda simak