Bagian 01
Bagaimana CFD Bekerja
Saat Anda melakukan perdagangan CFD, Anda tidak membeli atau menjual aset dasarnya. Anda justru menandatangani kontrak dengan pialang. Kontrak tersebut menyatakan bahwa salah satu pihak akan membayar pihak lainnya selisih antara harga aset pada saat posisi dibuka dan harga aset pada saat posisi ditutup.
Jika Anda memperkirakan pasar akan naik, Anda membuka posisi beli, yang juga dikenal sebagai posisi long. Jika Anda memperkirakan pasar akan turun, Anda membuka posisi jual, yang juga dikenal sebagai posisi short. Keuntungan atau kerugian Anda adalah selisih antara harga pembukaan dan penutupan, dikalikan dengan ukuran posisi Anda.
Bagian 02
Membeli dan menjual kosong
Salah satu ciri khas perdagangan CFD adalah kemampuan untuk membuka posisi ke arah mana pun. Anda tidak hanya bisa mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga.
"Going long" berarti membuka posisi beli. Anda akan mendapat untung jika harga aset naik dan rugi jika harga turun. Begitulah cara kerja sebagian besar investasi tradisional.
Melakukan short selling berarti membuka posisi jual. Anda akan mendapat untung jika harga turun dan rugi jika harga naik. Posisi short memungkinkan para trader CFD untuk mengambil posisi pada pasar yang sedang turun tanpa harus memiliki aset tersebut terlebih dahulu.
Mekanismenya sama untuk kedua arah. Keuntungan atau kerugian Anda adalah selisih antara harga pembukaan dan penutupan, dikalikan dengan ukuran posisi Anda, serta disesuaikan dengan biaya pemeliharaan yang timbul selama posisi tersebut terbuka.
Bagian 03
Contoh soal
Misalkan pasangan mata uang EUR/USD diperdagangkan pada level 1,0850. Anda memperkirakan harga akan naik dan membuka posisi beli sebesar satu lot standar, yang setara dengan 100.000 unit mata uang dasar.
Dua jam kemudian, kurs EUR/USD telah naik menjadi 1,0870. Anda menutup posisi. Harga telah bergerak 20 pip ke arah yang menguntungkan Anda.
Pada satu lot standar EUR/USD, setiap pip bernilai sekitar $10. Oleh karena itu, pergerakan 20 pip pada satu lot akan menghasilkan keuntungan sebesar $200, sebelum dikurangi komisi atau biaya pembiayaan.
Jika sebaliknya harga bergerak berlawanan dengan posisi Anda ke level 1.0830, perhitungan yang sama akan menghasilkan kerugian sebesar $200.
Risiko Anda didasarkan pada nilai nominal penuh dari posisi tersebut, bukan pada margin yang Anda setorkan.
Inilah dasar-dasar matematika dalam perdagangan CFD. Pergerakan harga yang kecil dapat menghasilkan keuntungan atau kerugian yang signifikan jika dibandingkan dengan modal yang Anda investasikan.
Bagian 04
Peran leverage
CFD diperdagangkan dengan sistem margin, yang merupakan salah satu bentuk leverage. Artinya, Anda hanya perlu menyetor sebagian kecil dari nilai total posisi untuk membuka transaksi. Sisanya, pada dasarnya, dipinjam dari pialang.
Leverage memperbesar baik keuntungan maupun kerugian. Sebuah transaksi yang seharusnya membutuhkan modal sebesar $10.000 dapat dibuka dengan margin sebesar $100 pada leverage 1:100, namun perhitungan keuntungan atau kerugian didasarkan pada nilai posisi penuh sebesar $10.000.
Inilah ciri utama perdagangan CFD sekaligus risiko utamanya. Leverage yang memungkinkan Anda mengendalikan posisi besar dengan modal awal yang kecil juga akan memperbesar kerugian jika pergerakan pasar berlawanan dengan prediksi Anda. Kerugian yang ditimbulkan bisa melebihi jumlah modal awal Anda.
Bagian 05
Apa saja yang dapat diperdagangkan sebagai CFD di JT Markets
JT Markets menawarkan perdagangan CFD pada 80 instrumen di empat kelas aset:
- 60 pasangan mata uang forex, termasuk 7 pasangan utama, 21 pasangan silang, dan 32 pasangan eksotis
- 13 indeks saham global, termasuk S&P 500, FTSE 100, DAX 40, dan Nikkei 225
- 5 logam mulia: emas, perak, platinum, dan paladium
- 2 patokan harga minyak: minyak mentah WTI dan Brent
Semua transaksi dieksekusi melalui platform MetaTrader 5. Spread mulai dari 0,0 pip untuk akun Elite. Leverage tersedia hingga 1:1000 untuk akun Standard dan Advanced.
Baca selengkapnya
Tiga panduan lagi yang patut Anda simak