Kembali ke semua panduan
Panduan Perdagangan

Apa yang memengaruhi harga emas

Waktu baca: 8 menitMenengah

Emas merupakan salah satu pasar yang paling aktif diperdagangkan di dunia, namun faktor-faktor yang memengaruhi harganya berbeda dengan yang memengaruhi saham atau komoditas lainnya. Emas tidak menghasilkan laba, tidak memberikan imbal hasil, dan tidak menghasilkan apa pun. Harganya hampir sepenuhnya dipengaruhi oleh faktor-faktor makroekonomi: inflasi, suku bunga, kekuatan dolar AS, serta permintaan terhadap aset safe-haven pada masa-masa ketegangan geopolitik atau krisis keuangan. Panduan ini membahas keempat faktor utama tersebut.

Bagian 01

Hubungan dolar

Harga emas di pasar internasional ditetapkan dalam dolar AS. Ketika dolar menguat, harga emas menjadi lebih mahal dalam mata uang lain, yang menekan permintaan internasional dan cenderung mendorong harga turun. Ketika dolar melemah, hal sebaliknya terjadi. Korelasi terbalik antara emas dan indeks dolar AS (DXY) merupakan salah satu hubungan yang paling konsisten dalam perdagangan makro. Hubungan ini tidak sempurna; harga emas bisa naik meskipun dolar AS menguat jika faktor-faktor lain cukup kuat. Namun, hubungan ini adalah lensa pertama yang digunakan sebagian besar pedagang emas untuk membaca grafik.

Bagian 02

Suku bunga riil

Emas tidak memberikan bunga. Ketika suku bunga riil (suku bunga nominal dikurangi inflasi) tinggi, menyimpan emas memiliki biaya peluang yang tinggi: investor bisa saja memilih untuk membeli obligasi pemerintah dan memperoleh imbal hasil riil sebagai gantinya.

Ketika suku bunga riil rendah atau negatif, biaya peluang menghilang dan emas menjadi relatif lebih menarik.

Inilah sebabnya mengapa harga emas cenderung naik ketika bank sentral menurunkan suku bunga dan cenderung melemah ketika kenaikan suku bunga lebih cepat daripada laju inflasi. Perhatikan imbal hasil Surat Utang Negara AS Berjangka 10 Tahun yang Dilindungi Inflasi (TIPS) sebagai indikator suku bunga riil.

Bagian 03

Inflasi dan ekspektasi inflasi

Emas telah lama dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Alasannya adalah bahwa seiring dengan berkurangnya daya beli mata uang fiat seiring waktu, nilai aset yang jumlahnya terbatas seperti emas tetap terjaga. Dalam praktiknya, hubungan ini tidak selalu konsisten. Harga emas terkadang naik selama periode inflasi dan terkadang tidak. Yang lebih penting daripada tingkat inflasi yang dilaporkan adalah apakah bank sentral dianggap tertinggal dalam menanggapi inflasi tersebut. Ketika pasar meyakini bahwa inflasi akan dibiarkan berjalan, harga emas biasanya melonjak. Ketika pasar meyakini bahwa bank sentral akan bertindak tegas, respons harga emas menjadi terbatas.

Bagian 04

Arus modal ke aset safe-haven

Selama ribuan tahun, emas telah berfungsi sebagai penyimpan nilai pada masa-masa krisis. Pasar modern mencerminkan hal ini. Ketika pasar ekuitas mengalami koreksi tajam, ketika ketegangan geopolitik meningkat, atau ketika sistem perbankan berada di bawah tekanan, emas biasanya menarik arus masuk dana dari investor yang mencari aset yang tidak berkorelasi. Arus dana ini dapat memicu pergerakan harga yang tajam dan cepat, yang sedikit hubungannya dengan kondisi makroekonomi yang mendasarinya. Peran emas sebagai lindung nilai terhadap risiko sistemik merupakan faktor yang paling tidak dapat diprediksi di antara empat pendorong utamanya, namun menjadi yang paling kuat dalam kondisi ekstrem.

Bagian 05

Permintaan dari sektor industri dan bank sentral

Ada dua sumber permintaan lain yang patut disebutkan. Permintaan emas dari sektor industri (elektronik, kedokteran gigi, perhiasan) relatif stabil dan menjadi penopang yang kokoh bagi pasar. Permintaan dari bank sentral bisa menjadi faktor yang lebih berpengaruh. Ketika bank sentral, terutama di negara-negara berkembang, menambah cadangan emasnya, harga emas sering kali naik. IMF menerbitkan data bulanan mengenai kepemilikan emas sektor resmi.

Baca selengkapnya

Tiga panduan lagi yang patut Anda simak

Terapkan apa yang telah kamu pelajari

Buka akun JT Markets dalam hitungan menit dan mulai bertransaksi di MetaTrader 5.